panda

Friday, November 9, 2012

Cheetah pelari tercepat di Afrika

Cheetah adalah binatang asli Benua Afrika termasuk jenis Kucing. Cheetah(Acinonyx jubatus) berasal dari kata 'chitraka' yang berarti 'berbintik. Mencari mangsa dengan cara mengandalkan kecepatannya dalam berlari. Kecepatannya bisa mencapai 110 Km/jam dengan akselerasi dari 0 hingga100km/jam hanya dalam waktu 3,5 detik hal itu sama dengan kecepatan akselerasi sebuah mobil sport mewah seperti Ferrari ataupun Porsche 911. Kelemahannya Cheetah tidak bisa berlari jarak jauh melebihi 500 meter. Ia akan melepaskan buruannya apabila telah melewati jarak tempuh, hal ini berkaitan dengan suplai oksigen pada paru-parunya disaat Cheetah harus berlari kencang. Pemompaan oksigen lewat paru-parunya akan membahayakan dirinya pada saat berlari kencang jarak jauh, karena akan mati kelelahan akibat kekurangan oksigen.


Habitat Cheetah di Benua Afrika dan sebagian Timur Tengah, Daya Reproduksi Cheetah sangat rendah, ini akibat jumlah sperma yang sedikit yang dihasilkan Cheetah jantan. Hubungan Incest kerap terjadi akibat langkanya angka kelahiran pada Cheetah. Cheetah dewasa beratnya mencapai 72 kg, panjang tubuh dari kepala hingga bagian belakang bisa mencapai 150cm, panjang ekor 80 cm, tinggi badan hingga bahu mencapai 90cm. Cheetah jantan biasanya lebih besar daripada betinanya.Bentuk tubuh cheetah melebah di bagian dada dan mengecil hingga bagian belakang membuatnya terlihat aerodinamis, untuk aksi dengan kecepatan tinggi. Cheetah memiliki bulu-bulu kasar yang pendek dengan warna coklat dan bintik hitam hingga bagian ekor, tetapi dibawah perut berwarna putih tanpa bintik. Cakar Cheetah akan selalu terlihat karena ia tak bisa menarik cakarnya kedalam seperti halnya seekor 'kucing'. Ekor Cheetah digunakan untuk kemudi, digunakan pada saat berlari kencang dan melakukan manuver.



Cheetah Raja, terdapat mutasi seekor Cheetah dengan bentuk atau pola bintik yang berbeda dengan Cheetah pada umumnya. ditemukan di Rhodesia Selatan (Zimbabwe) pada tahun 1926. Pola warna perpaduan antara Cheetah dan Macan tutul.



 

Cheetah jantan dewasa siap kawin pada umur 12 bulan, meskipun dalam penelitian mereka tidak kawin sampai pada umurnya yang ketiga. sedangkan betinanya siap dikawini pada umur 24 bulan. umur kehamilan Cheetah betina 90 hari, melahirkan hingga 9 ekor anak, akan tetapi kehidupan dialam liar mungkin hanya akan melahirkan 3 atau 4 ekor saja. Berat bayi Cheetah sekitar 300 gram. Bayi cheetah memiliki bulu-bulu halus disekujur tubuhnya yang akan hilang setelah menginjak masa remaja. Bayi Cheetah akan ikut keluarganya atau induknya hingga 20 bulan, sampai siap berburu sendiri dialam liar. Umur cheetah rata-rata dialam liar hanya 12 tahun sedangkan dipenagkaran bisa sampai 20 tahun. Cheetah jantan akan hidup bersama dengan saudara-saudaranya hingga dewasa sedang yang betina akan mengasingkan diri dan hidup sendiri hingga bertemu sang jantan dan melahirkan.

 
Cheetah adalah 'karnivora', makanan favoritnya adalah kijang Thompson, Gazelle atau Antelop  yang lebih kecil dari tubuhnya sendiri. Cheetah akan memilih sasaran yang terpisah dari kelompoknya atau memilih yang lemah seperti anak kijang dan kijang tang sudah jompo.


Cheetah mempunyai musuh besar dalam setiap perburuannya, walaupun sudah mendapat buruannya apabila musuh datang seekor Cheetah akan segera meninggalkan mangsa hasil buruannya, hal ini untuk menghindari cacat hasil perkelahian dengan musuh-musuhnya, sebab cacat di alam liar berarti 'kematian'. Musuh besar Cheetah adalah : Singa, Hyena dan Macan Tutul. Musuh Cheetah rata-rata memiliki tubuh yang lebih besar.




Cheetah adalah binatang buas yang dapat berinteraksi dengan manusia.




refferensi : wikipedia.org